Telah terlaksana 3 hari rangkaian Miracle Public Health Competition (MPHC) 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 25 – 27 Juli 2025 yang pertama kali dilaksanakan secara Offline. Miracle Public Health Competition (MPHC) 2025 merupakan kompetisi keilmiahan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Pada tahun ini, MPHC untuk pertama kalinya dilaksanakan secara offline dengan mengusung tema “Pemberdayaan Melalui Inovasi dalam Pengelolaan Penyakit Menular”. Kompetisi ini terbuka bagi siswa SMA/SMK/Sederajat dan mahasiswa dari seluruh Indonesia, dengan tiga cabang lomba yang diperlombakan, yaitu esai ilmiah populer, video edukasi kesehatan, dan poster publik. MPHC 2025 diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan menciptakan inovasi di bidang kesehatan masyarakat.
Puncak Miracle Public Health Competition (MPHC) 2025 diawali pada kegiatan day 1 yaitu pembukaan acara yang terlaksana di Hotel Puri Nusa Indah. Rangkaian pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, yakni Pembina Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Ngakan Putu Anom Harjana, S.KM., M.A., Ketua BEM FK Unud atau yang mewakili, ketua HMKM FK Unud, serta jajaran LMFK dan BSO yang ada di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Selain itu, para finalis dari berbagai daerah dijemput dan disambut di Hotel Puri Nusa Indah, kemudian mengikuti pembukaan resmi kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Pembukaan Miracle Public Health Competition dibuka dengan meriah dengan tarian cendrawasih khas Bali, dan juga pembukaan resmi dengan penancapan kayon oleh Pembina HMKM FK Unud.
Dilanjutkan dengan pelaksanaan Day 2 Miracle Public Health Competition (MPHC) 2025 yang menjadi penentu kemenangan para finalis, yakni sesi presentasi dari seluruh finalis untuk masing-masing cabang lomba yang bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Seluruh kreativitas terpancarkan oleh seluruh finalis untuk meraih winner MPHC 2025 dari masing-masing cabang lomba Esai Ilmiah, Poster Publik, dan Video Edukasi. Setelah sesi penjurian selesai, seluruh peserta mengikuti city tour ke beberapa destinasi khas Bali, yaitu UC Silver, pusat oleh-oleh dan pie susu, serta pertunjukan tari Kecak di Seraya Budaya dengan sangat antusias.
Puncak Miracle Public Health Competition (MPHC) 2025 diakhiri pada kegiatan day 3, yaitu penutupan. Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan untuk masing-masing kategori lomba di Hotel Puri Nusa Indah. Tentunya, sorak gembira dari para finalis yang berhasil meraih kemenangan berkat usaha dan kerja keras yang seluruh finalis curahkan. Dengan itu, berakhirnya MPHC 2025 diakhiri dengan sesi foto seluruh finalis di Hotel Puri Nusa Indah untuk mengukir kenangan bersama, dan sebagai simbol bahwa Miracle Public Health Competition (MPHC) 2025 telah berakhir.
