Musyawarah Anggota Divisi Khusus Komunitas Mahasiswa Peduli Bahaya Tembakau (DK KMPT) HMKM FK Universitas Udayana merupakan forum tertinggi yang menjadi wadah pengambilan keputusan strategis dalam perjalanan organisasi. Musyawarah Anggota DK KMPT tahun 2025 dilaksanakan sebagai agenda tahunan yang menandai akhir masa kepengurusan dan menjadi ruang evaluasi bersama antara pengurus serta anggota divisi. Tujuan utama dari pelaksanaan musyawarah ini adalah untuk membahas dan mengesahkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), dilanjutkan dengan sesi debat prioritas isu dan pemilihan pemimpin baru yang akan mengemban amanah sebagai Kepala DK KMPT periode 2026
Musyawarah Anggota DK KMPT tahun 2025 mengusung tema “Empowering a Smoke-Free Generation with DK KMPT: Prevent the Harm, Protect the Nation’s Future” yang menekankan pentingnya kolaborasi mahasiswa dalam menciptakan generasi yang lebih terlindungi dari bahaya tembakau. Kegiatan ini diselenggarakan pada 16 November 2025 di Ruang Kuliah D 3.01, Gedung Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Total peserta yang hadir berjumlah 45 orang, terdiri atas pengurus HMKM, anggota DK KMPT, serta perwakilan angkatan aktif tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025 Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Dengan hasil musyawarah, Ni Kadek Risna Martadewi resmi terpilih sebagai Kepala DK KMPT periode 2026. dengan terpilihnya pemimpin baru menjadi penutup dari seluruh rangkaian Musyawarah Anggota sekaligus membuka fase kepemimpinan berikutnya bagi DK KMPT. Momen ini tidak hanya menandai pergantian estafet tanggung jawab, tetapi juga menjadi titik awal untuk mendorong lahirnya gagasan-gagasan segar, penguatan program, dan upaya strategis dalam memperluas peran DK KMPT pada isu pengendalian bahaya tembakau.
Musyawarah Anggota DK KMPT menegaskan pentingnya budaya komunikasi yang transparan, kolaborasi yang produktif, serta konsistensi dalam menjaga arah tujuan divisi. Pelaksanaan Musyawarah Anggota DK KMPT tahun 2025 sekaligus menunjukkan bagaimana kapasitas sumber daya manusia dapat dimaksimalkan melalui proses evaluasi, pelatihan kepemimpinan, dan partisipasi aktif seluruh anggota. Dengan berakhirnya musyawarah ini, DK KMPT meneguhkan komitmennya untuk terus berkembang sebagai organisasi yang adaptif dan responsif, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya konsumsi tembakau. Proses ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi upaya pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.
